Christmas Has Its Secret

Judul Buku  : The Christmas Secret

Penulis        : Donna VanLiere

Penerbit      : Gradien Mediatama

Harga          : Rp48.800,00

Tebal           : 303 halaman

Image

Hidup Christine Eisley sudah cukup buruk sebelum dia akhirnya kehilangan pekerjaan karena terlambat bekerja dengan alasan harus menolong seorang wanita yang pingsan di dalam mobilnya dan harus menelepon bantuan dan memarkirkan mobil wanita itu di tempat yang diinginkannya. Perceraian dengan mantan suaminya yang berbuntut teror, sang mantan suami menginginkan hak asuh atas si anak dengan terus memojokkan keadaan Christine dengan mengatakan hal yang tidak-tidak tentangnya. Mulai dari sengaja meninggalkan anak-anak di rumah sampai malam sampai menelantarkan mereka dan menyerahkan mereka untuk diasuh oleh remaja tidak bertanggung jawab. Christine sendiri terpaksa meninggalkan anak-anaknya kepada pengasuh karena dia harus berjuang sendiri untuk menghidupi keluarganya, termasuk membayar si pengasuh.

Dia sadar betul bahwa mantan suaminya menginginkan anak-anaknya melebihi apapun hanya untuk menunjukkan padanya bahwa dia lebih mampu mengurus anak-anak dibandingkan dirinya yang sudah bekerja keras untuk mengimbangi kehidupannya di bawah bayang-bayang mantan suaminya yang pengangguran. Dalam peraturan hukum disebutkan bahwa suami yang bercerai tidak boleh bertemu dengan anak-anaknya kecuali dia memberikan tunjangan kepada anak-anaknya. Hal itulah yang tidak mampu dipenuhi mantan suami Christine, Brad.

Setelah dipecat dari pekerjaannya, Christine kembali mencoba peruntungan di sebuah toko roti terkenal yang sudah berdiri selama lebih dari dua puluh tahun. Di toko roti inilah akhirnya Christine menemukan banyak keajaiban dan mempelajari banyak hal dari para pelanggan tetap toko roti tersebut, termasuk menemukan seseorang yang tampaknya menyukainya.

Jason adalah seorang akuntan muda yang cakap, terampil, dan bermasa depan cemerlang, selain memiliki wajah tampan dan selera humor yang tinggi. Meskipun dia adalah seseorang yang pasti diinginkan seluruh perusahaan karena kecermatannya, hal itu tidak membuatnya luput dari dampak perampingan karyawan yang terjadi di perusahaan tempat dia bekerja. Akibatnya, dia harus menganggur untuk beberapa saat sampai kakeknya yang mengelola toserba memanggilnya untuk bekerja, sekalian mengisi waktu kosongnya. Jason, yang sangat peduli pada harga dirinya, menolak bekerja di toko kakeknya, apalagi posisi pekerjaannya sangat jauh dari yang dia harapkan.

Sementara dia bekerja di toko sang kakek, yang bijaksana, tua, dan ramah, Marshall, Jason kembali mencari pekerjaan lain yang lebih cocok dengan dirinya ketimbang hanya berdiri di salah satu bagian toko, melayani pelanggan, dan menjelaskan sedetail-detailnya apa yang mungkin ingin didengar oleh mereka. Dia mendapatkan tawaran pekerjaan di kota lain. Namun, Jason mengalami dilema ketika dia harus memilih antara mengambil pekerjaan impiannya dan memulai kembali kehidupan barunya, atau tinggal dan tetap bekerja di toko kakeknya agar dia tidak harus jauh dari wanita cantik yang dia temui di toko roti yang dia datangi berkali-kali hanya untuk menemuinya.

 

Alur cerita yang menyorot dua kehidupan yang berbeda ditulis dengan apik dan indah oleh Donna seakan-akan pembaca lah satu-satunya saksi yang menyaksikan serunya perubahan kehidupan di antara dua tokoh yang sama-sama dilanda kemurungan setelah kehilangan pekerjaan. Di satu sisi, pembaca akan mengalami getir dan tegangnya hidup di rumah kontrakan yang ditinggali oleh Christine dan anak-anaknya di bawah tekanan sang mantan suami yang kukuh ingin berperan serta membesarkan anak-anak, di sisi lain pembaca akan disuguhi kisah seorang pria yang sebenarnya mampu hidup mapan tapi dengan mudah tergoyahkan oleh perasaannya terhadap seorang wanita yang bukan kekasihnya, yang bahkan tidak bisa membedakan mana yang lebih penting bagi dirinya. Kariernya, atau wanita itu.

Buku ini menyajikan lebih dari sekedar apa yang perayaan Natal mungkin bisa berikan kepada orang-orang tertentu, memercikkan keajaibannya kepada orang-orang yang percaya dan teguh. Kisah di dalam buku ini mengajarkan pada kita bahwa sesulit apapun hidup kita, sejatuh apapun kita hidup kita yang kita rasakan karena harus hidup di bawah tekanan dengan banyak pikiran negatif menghantui setiap detiknya, kita tidak pernah sendiri, kita tidak harus menghadapinya sendiri. Ada seseorang, atau mungkin sekumpulan orang yang mungkin mengalami nasib sama denganmu, ataupun tidak, dan bersimpati kepadamu karena mereka sayang padamu dan tidak mau kau memikul beratnya hidup itu sendirian.

Ketika kita merasa kita tidak akan sanggup lagi, kekuatan-kekuatan yang datang dari tempat-tempat tidak terduga, akan muncul dan merangkulmu dan mengangkatmu dengan cara yang mungkin tidak pernah tahu kau inginkan, tetapi jelas membuatmu mampu merasakan apa yang selama ini kau rasakan. Kesenangan, kehangatan, dan ketenangan.

***

About Ayuri

A not-so-elegant, classic girl, who loves writing, reading, dreaming (unlike daydreaming coz it's not good for me), and debating with my brother. I think I can see this world better if I ever experience something somewhere. By my own.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s